Langsung ke konten utama

HUT 36 Desa Tegalsari Kecamatan Sidareja Adakan Pagelaran Wayang Kulit



  Warta Cilacap- pada selasa 17 mei 2022 desa Tegalsari genap berusia 36 tahun, dan kades desa Tegalsari bersama perangkatnya serta dukungan masyarakat desa Tegalsari merayakan dengan mengadakan pagelaran seni budaya wayang kulit semalam suntuk. Dengan menghadirkan dua dalang putra asli desa Tegalsari Ki Tejo Gubrag dan Ki Panji Probo Asmoro serta pelawak Ciblek dari Banyumas dan Bawor. Rangkaian kegiatan peringatan HUT desa Tegalsari yaitu ziarah makam para tokoh tokoh yang berjasa yang merintis berdirinya desa Tegalsari yang sudah wafat, acara doa bersama dan tasyakuran di pendopo balai desa Tegalsari dan malam resepsi peringatan HUT desa Tegalsari ke 36 adakan hiburan rakyat seni budaya wayang kulit. Dan mengundang jajaran FORKOMPICAM kecamatan Sidareja dan para kepala desa sekecamatan Sidareja, para tokoh dan warga masyarakat desa Tegalsari dan sekitarnya.



Tampak hadir angggota DPRD Cilacap komisi A Rusmanto beserta istri, wakil ketua DPRD Cilacap Saeful Musta'in, Camat Sidareja Martono S.sos beserta istri, danramil 11 Sidareja Kapten Infantri Agus Suwantoro beserta anggota, kapolsek Sidareja AKP Suwarno beserta anggota, para kades dan mantan kades sekecamatan Sidareja dan kades kades kecamatan Cipari, Gandrungmangu dan Kedungreja. Dan juga para tokoh serta masyarakat desa Tegalsari dan sekitarnya. Peringatan HUT desa Tegalsari ini di adakan untuk mengenang dan mengapresiasi jasa para pejuang berdirinya desa Tegalsari dan melestarikan seni budaya Nusantara wayang kulit, yang mana banyak seniman wayang kulit dari desa Tegalsari. Dan juga menggerakan perekonomian masyarakat terbukti para pedagang makanan, mainan,pakaian dan yang lainya laris manis karena banyak penonton yang hadir dari luar desa Tegalsari untuk nonton, karena hampir 3 tahun pemerintah melarang pagelaran wayang kulit akibat pandemi covid 19.


Dalam sambutannya  Samirin memaparkan sejarah berdirinya desa Tegalsari " desa Tegalsari adalah desa pemekaran dari desa Tinggarjaya yang di mekarkan menjadi tiga desa yaitu desa Tinggarjaya, Margasari dan Tegalsari. Berdasa


rkan surat keputusan desa Tinggarjaya yang kepala desa pada saat itu di jabat oleh Kesman Raharjo dengan nomor 156.1 tanggal 17 mei tahun 1986 desa Tegalsari resmi menjadi desa mandiri.Dan pada tahun 1991 - 1995 di pimpin bapak Marto Sipon, 1995 - 2002 di pimpin bapak Mujio dan periode selanjutnya di pimpin bapak Suheni dan di teruskan bapak Supono, dan di pimpin lagi bapak Mujio sampai tahun 2019.  Dan alkhamdulilah di periode 2019 - 2025 masyarkat desa Tegalsari memberikan kepercayaan kepada saya untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu saya untuk memajukan desa Tegalsari " ucapnya. Dan dengan semangat optimis Samirin dan perangkat serta masyarakat desa Tegalsari meneriakan yel yel " Dirgahayu Desa Tegalsari"!!.. (Sutrisno)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silaturohmi Kaperwil Dan Kabiro Media Doreng 45 Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG- Warcap.blogspot.com -Media Doreng 45 wilayah Jawa Tengah mengadakan kegiatan silaturahmi dan rapat Kaperwil, Korlap dan Kabiro Wilayah Jawa Tengah bertempat di Room Resto I'Lodeh jalan kyai Saleh No.6 Kota semarang, sabtu (20/11/2021) Acara dihadiri dari Kaperwil Media Doreng 45 Muhammad Usup, Korlap Jateng Adi Setijawan,SH., Senior Anggota M.Edi Susanto, Kabiro Kota Semarang Bambang Rusmanto, Kabiro Kendal Sudaryanto, Kabiro Kudus Abdul Hafid, Kabiro Cilacap Slamet Widodo (diwakilkan), Kabiro Demak Abdul Aziz (diwakilkan). Dalam acara tersebut Kaperwil Jateng Muhammad Usup  memberikan arahan-arahan mengenai program kerja Media Doreng 45 wilayah Jawa Tengah baik mencakup program jangka pendek, jangka menengah dan Jangka panjang, yang didalamnya di fokuskan utk melaksanakan prioritas program jangka pendek salah satunya penguatan sekretariat, pemberitaan dan agenda rapat rutin kaperwil dengan kabiro-kabiro sejawa tengah. "Kita akan memprioritaskan kegiatan Media Doreng...

Gus Anam Dirikan Yayasan Sosial Di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu Cilacap

  Warcap.blogspot.com, Cilacap 21/01/2021 di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu Gus Anam dirikan yayasan Aksata Indonesia yang rencananya akan mendirikan lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren dan juga kegiatan sosial untuk  membantu masyarakat yang membutuhkan. Berawal dari kepedulian terhadap sesama dan banyak kenalan Gus Anam yang berjiwa sosial, muncullah ide mendirikan sebuah yayasan sosial Aksata Indonesia yang nantinya bisa menggalang dana dari para donatur dengan lembaga yang berbadan hukum yang resmi. Sehingga bisa mengatur menejemen keuangan dari para donatur dan menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan baik dan bisa di pertanggungjawabkan. Untuk itu Gus Anam mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan untuk mendirikan sebuah yayasan.  Beliau berniat lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu untuk membantu masyarakat di bidang pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.  Setruktur kepengurusan ...

Opening Wisata Kuliner Bojong Tirta Indah Bojongsari

Cilacap Warcap.blogspot.com ,berdasarkan SK bupati Cilacap nomor 554/498/27 tahun 2020 rawa wisata kuliner yang dulunya bernama wisata Mbah Suro sekarang secara resmi bernama  wisata kuliner Bojong Tirta Indah. Yang berada di ujung Cilacap barat yang berbatasan dengan propinsi Jawa barat tepatnya di jalan raya kabupaten, Sidareja - Bendungan Manganti 10 km dusun Bojongronggah desa Bojongsari kecamatan Kedungreja Cilacap. Wisata Bojong Tirta Indah awalnya adalah sebuah rawa, Wasisto adalah perintis yang punya cita cita ingin memanfaatkan rawa tersebut sebagai lokasi wisata kuliner. Dengan optimis wasito membuka warung ikan bakar yang di beri nama Warung makan Mbah Suro dengan konsep warung saung apung dan menyediakan wisata air seperti perahu bebek ontel. Dengan semangat dan ketekunan warung makan Mbah Suro berkembang, dan masyarakat sekitar ikut buka warung makan dengan konsep yang sama dan akhirnya pemerintah desa Bojongsari mendukung dan merespon,  terbentuklah POKDARWIS yan...