Langsung ke konten utama

Kurangnya Pengetahuan Informasi Keterbukaan Pablik,Pemdes Wonosuko Purworejo di Sidang



IPJT CILACAP NEWS, SEMARANG -  Kekeh lantaran tak memahami undang- undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Kepala Desa Wonosuko Kecamatan Kemiri, Purworejo, Jawa Tengah, Gendro Rahyudi akhirnya bersedia memberikan dokumen sebagai bahan informasi publik kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Insan Pers Jawa Tengah (IPJT) Kabupaten Purworejo sebagai pemohon. Kesepakatan bersama kesedian pemberian dokumen itu tertuang dalam surat putusan mediasi sengketa Komisi Informasi Propinsi Jawa Tengah dengan nomor 40/putusan-m/kip-jtg/VII/2022.



Gendro sempat mangkir dalam panggilan sidang ajudikasi yang dilaksanakan pada Rabu 29 Juni 2022 lalu, namun akhirnya Gendro hadir memenuhi panggilan sidang kedua yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Propinsi Jawa Tengah, pada Rabu 5 Juli 2022.


Gendro datang dengan ditemani Bagian Hukum Setda Purworejo sebagai kuasa, yaitu Nur Dwi Prihatingsih dan Purnomo Aji. 



Turut hadir dalam persidangan itu, Sekrataris Desa Wonosuko, Polosoro Kabupaten Purworejo dan sejumlah pengurus DPC IPJT Kabupaten Purworejo.


"Ada empat jenis dokumen yang dimohonkan dalam sengketa informasi publik  itu, dan keempat jenis dokumen itu semua dipenuhi oleh pihak desa," ungkap ketua DPC IPJT Purworejo, Muchamad Fauzi, usai sidang.



Dijelaskan, bahwa sidang mediasi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penyelesaian sengketa antara DPC IPJT Purworejo dan Pemdes Wonosuko terkait keterbukaan informasi publik. Sengketa diajukan atau ke Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Jawa Tengah, karena pemerintah Desa Wonosuko tidak terbuka dalam memberikan informasi pablik.


"Kami telah meminta informasi tersebut melalui surat yang diajukan ke PPID Desa Wonosuko, namun tidak pernah mendapatkan tanggapan, lalu kita ajukan ke Komisi Informasi Propinsi Jawa tengah," jelasnya.



Dalam sidang sengketa itu, Majelis Hakim yang diketua oleh Ermy Sri Ardhiyanti, S.Sos dan anggota majelis Widi Heriyanto, S.Sos dan Drs. Sosiawan, MH banyak memberikan penjelasan tentang isi undang-undang keterbukaan informasi publik no 14 tahun 2008, bahwa LPJ dan dokumen adminitrasi desa bukan termasuk rahasia negara dan boleh diinformasikan kepada halayak umum.


Dalam kesepakatan mediasi sengketa itu, Pemdes Wonosuko bersedia akan memberikan dokumen sebagai bahan informasi publik melalui kuasa Bidang Hukum Setda Purworejo, maksimal 14 hari setelah putusan mediasi.pungkasnya.( KJ)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silaturohmi Kaperwil Dan Kabiro Media Doreng 45 Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG- Warcap.blogspot.com -Media Doreng 45 wilayah Jawa Tengah mengadakan kegiatan silaturahmi dan rapat Kaperwil, Korlap dan Kabiro Wilayah Jawa Tengah bertempat di Room Resto I'Lodeh jalan kyai Saleh No.6 Kota semarang, sabtu (20/11/2021) Acara dihadiri dari Kaperwil Media Doreng 45 Muhammad Usup, Korlap Jateng Adi Setijawan,SH., Senior Anggota M.Edi Susanto, Kabiro Kota Semarang Bambang Rusmanto, Kabiro Kendal Sudaryanto, Kabiro Kudus Abdul Hafid, Kabiro Cilacap Slamet Widodo (diwakilkan), Kabiro Demak Abdul Aziz (diwakilkan). Dalam acara tersebut Kaperwil Jateng Muhammad Usup  memberikan arahan-arahan mengenai program kerja Media Doreng 45 wilayah Jawa Tengah baik mencakup program jangka pendek, jangka menengah dan Jangka panjang, yang didalamnya di fokuskan utk melaksanakan prioritas program jangka pendek salah satunya penguatan sekretariat, pemberitaan dan agenda rapat rutin kaperwil dengan kabiro-kabiro sejawa tengah. "Kita akan memprioritaskan kegiatan Media Doreng...

Gus Anam Dirikan Yayasan Sosial Di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu Cilacap

  Warcap.blogspot.com, Cilacap 21/01/2021 di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu Gus Anam dirikan yayasan Aksata Indonesia yang rencananya akan mendirikan lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren dan juga kegiatan sosial untuk  membantu masyarakat yang membutuhkan. Berawal dari kepedulian terhadap sesama dan banyak kenalan Gus Anam yang berjiwa sosial, muncullah ide mendirikan sebuah yayasan sosial Aksata Indonesia yang nantinya bisa menggalang dana dari para donatur dengan lembaga yang berbadan hukum yang resmi. Sehingga bisa mengatur menejemen keuangan dari para donatur dan menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan baik dan bisa di pertanggungjawabkan. Untuk itu Gus Anam mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan untuk mendirikan sebuah yayasan.  Beliau berniat lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu untuk membantu masyarakat di bidang pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.  Setruktur kepengurusan ...

Opening Wisata Kuliner Bojong Tirta Indah Bojongsari

Cilacap Warcap.blogspot.com ,berdasarkan SK bupati Cilacap nomor 554/498/27 tahun 2020 rawa wisata kuliner yang dulunya bernama wisata Mbah Suro sekarang secara resmi bernama  wisata kuliner Bojong Tirta Indah. Yang berada di ujung Cilacap barat yang berbatasan dengan propinsi Jawa barat tepatnya di jalan raya kabupaten, Sidareja - Bendungan Manganti 10 km dusun Bojongronggah desa Bojongsari kecamatan Kedungreja Cilacap. Wisata Bojong Tirta Indah awalnya adalah sebuah rawa, Wasisto adalah perintis yang punya cita cita ingin memanfaatkan rawa tersebut sebagai lokasi wisata kuliner. Dengan optimis wasito membuka warung ikan bakar yang di beri nama Warung makan Mbah Suro dengan konsep warung saung apung dan menyediakan wisata air seperti perahu bebek ontel. Dengan semangat dan ketekunan warung makan Mbah Suro berkembang, dan masyarakat sekitar ikut buka warung makan dengan konsep yang sama dan akhirnya pemerintah desa Bojongsari mendukung dan merespon,  terbentuklah POKDARWIS yan...